Kerajinan Bedug “LANGGENG” termasuk salah satu unit usaha baru yang baru hadir di Mojokerto, kerajinan ini tepatnya berlokasi di desa Gempolkerep. Usaha ini dipimpin oleh Budi Nur Cahyo Bersama
beberapa rekannya guna memenuhi kebutuhan modal awal, guru fisika dan
komputer ini yakin bisa mengembangkan usahanya berkat dukungan promosi
yang gencar ia dan teman-temannya lakukan.
Melihat pangsa pasar kerajinan Bedug yang lumayan besar, Budi dengan penuh rasa percaya diri mulai memberanikan diri untuk membangun usaha dengan menggandeng beberapa orang temannya untuk memodali usahanya. Hanya dalam
beberapa bulan saja, pesanan demi pesanan mulai berdatangan, sehingga memperkuat tekad budi untuk lebih serius lagi dalam menekuni usahanya. hingga saat ini, Budi sudah dibantu 12
orang untuk pengerjaan bedug atau yang biasa oleh orang Jawa disebut “jidor“.
Produk bedugnya dibuat dari kulit sapi dengan rangka dari berbagai
jenis kayu dengan ukuran diameter mulai 50 cm hingga 200 cm sesuai
pesanan.
Selain mengerjakan pesanan bedug, Budi sebenarnya juga mengerjakan pesanan
lain seperti mimbar masjid, meubeler, tempat tidur, hingga tempat tidur
khusus bayi. Usaha budi ini juga sudah lumayan berkembang, usahanya yang satu ini sudah dibantu sekitar 17 orang tenaga kerja
dengan tempat yang terpisah dari lokasi pengerjaan pesanan bedug.
Oke, semoga info ini bisa sedikit bermanfaat untuk mengenal lebih dalam tentang kota mojokerto. jangan lupa untuk mengunjungi website resmi kami di sepatufutsalmalang.com. Trims
Source : http://mojokerto.blog.com
No comments:
Post a Comment